Beranda > Seni Budaya > Batik Bahasa Universal

Batik Bahasa Universal

Batik bukan hanya sebagai simbol estetika melainkan batik pun kini menjadi bahasa universal. Tradisi membatik di beberapa daerah penghasil batik seperti Solo, Cirebon, dan lain sebagainya sudah berlangsung sejak ratusan tahun yang lalu. Dalam perkembangannya, batik tidak hanya sekedar simbol estetika budaya masyarakat pendukungnya namun merupakan bahasa universal. Bisa dipahami jika ungkapan setiap karya batik akan berbeda antara komunitas masyarakat satu dengan komunitas masyarakat yang lainnya, karena latar belakang budaya dan sistem nilai-nilainya berbeda pula. Tapi pada dasarnya tetap merupakan ungkapan estetis bagi masyarakatnya.

Keberadaan batik saat ini sudah diterima baik oleh masyarakat, setidaknya terlihat dari meningkatnya kepercayaan diri pemakainya. Para pemakai batik pun bisa dari kalangan pejabat pemerintah, pejabat negara, artis, publik figur dan berbagai profesi lainnya. Batik dipakai oleh segala umur, boleh dibilang batik sekarang bersifat fleksibel. Dengan adanya kebersamaan dalam melestarikan seni batik yang ada di nusantara dan pemakaian batik oleh banyak kalang menjadikannya sebagai bagian dari identitas karya nusantara yang paling berharga. Dengan demikian diharapkan dari hari ke hari semakin menampakkan jejak kreativitas kebudayaannya. Karena batik merupakan eskpresi kultural dan kreativitas individual secara kolektif yang lahir dari kristalisasi pengalaman manusia sehingga akhirnya membentuk identitas kepribadian.

Kategori:Seni Budaya Tag:, ,
  1. Belum ada komentar.
  1. 27 Mei 2010 pukul 09:00

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s