Beranda > Artikel, Hukum dan Kriminalitas, Sosial Ekonomi > Cegah Narkoba dengan Pendekatan Sosial

Cegah Narkoba dengan Pendekatan Sosial

Masalah peredaraan dan penyalahgunaan narkoba ini, tidak hanya terkait dengan masalah etika, medis dan sosial ekonomi, namun telah menimbulkan dampak yang luas bagi keberlanjutan kehidupan bangsa dan negara sehingga tidak berlebihan jika perang melawan narkoba menjadi salah satu tugas semua lapisan masyarakat. Penyalahgunaan narkoba berdampak proses detoksifikasi korban narkoba baik secara individual maupun terorganisasi akan menghabiskan biaya yang sangat besar.

Menyuburnya penggunaan narkoba di tengah masyarakat akan mengganggu upaya membangun tatanan sosial yang harmonis. Sedangkan secara individual, pengguna narkoba akan terisolir dari lingkungan sosial yang normal. Komunikasi dengan anggota keluarga menjadi buruk, bahkan munculnya kriminalitas baik terhadap anggota keluarga maupun masyarakat luas semakin meningkat. Sementara dari sisi medis, kesehatan pengguna narkoba sudah pasti akan terganggu bahkan secara psikologis mereka menjadi orang yang sering berhalusinasi, apatis, dan penghayal. Akumulasi dari persoalan tersebut adalah ancaman lahirnya generasi muda yang lemah baik secara intelektual, moral dan medis.

Kondisi dan fakta sosial yang sedang terjadi seperti ini tidak akan cukup jika disesali atau diprihatinkan, melainkan harus dijawab dengan upaya nyata seperti dengan melakukan tindakan hukum terhadap upaya yang secara tidak bertanggung jawab melakukan pengedaran narkoba. Di samping itu penting untuk melakukan proses rehabilitasi sosial terhadap kualitas budaya, mental, dan intelektual masyarakat. Karenanya upaya komunikasi therapeutic atau komunikasi yang mendidik, membina dan menyadarkan seseorang tentang pentingnya budaya sehat dan perilaku sehat, menjadi sangat penting untuk dilakukan secara serius. Karena tanpa adanya komitmen yang serius upaya pemberantasan narkoba tidak akan berjalan optimal.

Jika upaya memberantas peredaran narkoba tidak dilakukan secara dini, bukan mustahil lima atau sepuluh tahun yang akan datang akan kehilangan satu generasi yang seharusnya menjadi penerus bangsa. Ini berarti hilangnya pula generasi muda yang berkualitas, sumber daya manusia yang produktif dan kreatif dalam membangun bangsa dan negara. Oleh karena itu sudah menjadi kebutuhan dan tuntutan yang mendesak untuk bahu membahu melakukan perang terhadap narkoba. Hal ini mengingat korban yang paling banyak terjerumus narkoba adalah generasi muda yang produktif secara ekonomi dan produktif secara intelektual. (D)

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s