Beranda > Artikel, Sosial Ekonomi > Koperasi Indonesia dan Ekonomi Kerakyatan

Koperasi Indonesia dan Ekonomi Kerakyatan

koperasi indonesia, logo koperasi, lambang koperasiBerkembangnya koperasi saat ini telah menempatkan posisi yang sangat penting bagi perekonomian masyarakat. Dalam kondisi perekonomian yang masih sulit seperti ini, peranan koperasi menjadi jalan keluar dan wadah dalam memenuhi kebutuhan ekonomi kemasyarakatan. Koperasi merupakan sistem ekonomi kerakyatan yang bergerak pada usaha-usaha yang dikelola oleh suatu kelompok usaha dalam rangka mensejahterakan ekonomi rakyat. Koperasi sangat berguna bagi masyarakat dalam memberikan bantuan permodalan kepada pengusaha kecil untuk dapat menanggulangi hal-hal yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Peran koperasi di Indonesia sangat membantu bagi perekonomian kerakyatan, namun disisi lain peran koperasi belum sepenuhnya menjadi pilihan masyarakat sebagai sarana usaha kerakyatan, karena terbatasnya pengetahuan, wawasan, kemampuan masyarakat baik dalam permodalan dan kesempatan, keberadaan koperasi masih tersaingi oleh badan usaha lainnya yang lebih besar.

Sejarah singkat gerakan koperasi bermula pada abad ke-20 yang pada umumnya merupakan hasil dari usaha yang tidak spontan dan diikuti oleh beberapa orang. Koperasi tumbuh dari kalangan rakyat, ketika penderitaan dalam lapangan ekonomi dan sosial yang ditimbulkan oleh sistem kapitalisme demikian memuncaknya. Beberapa orang yang penghidupannya sederhana dengan kemampuan ekonominya terbatas, terdorong oleh penderitaan dan beban ekonomi yang sama, secara sepontan mempersatukan diri untuk menolong dirinya sendiri dan sesamanya.

Beberapa Koperasi yang ada di Indonesia berdasarkan sektor usahanya, antara lain:

1. Koperasi Simpan Pinjam, Koperasi yang bergerak di bidang simpan pinjam;
2. Koperasi Konsumen, Koperasi beranggotakan para konsumen dengan menjalankan kegiatannya jual beli menjual barang konsumsi;
3. Koperasi Produsen, Koperasi beranggotakan para pengusaha kecil menengah(UKM) dengan menjalankan kegiatan pengadaan bahan baku dan penolong untuk anggotanya;
4. Koperasi Pemasaran, Koperasi yang menjalankan kegiatan penjualan produk/jasa koperasinya atau anggotanya; dan
5. Koperasi Jasa, Koperasi yang bergerak di bidang usaha jasa lainnya.

  1. 17 Agustus 2013 pukul 10:58

    Now I am going to do my breakfast, when having my
    breakfast coming over again to read further news.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s