Beranda > Kesehatan > Waspada Virus HIV/AIDS

Waspada Virus HIV/AIDS

logo bhakti husadaVirus HIV/AIDS Epidemi Paling Menakutkan Bagi Manusia. AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) telah menjadi epidemi paling menakutkan sekaligus mematikan bagi manusia. Penderitanya tidak saja menerima sanksi sosial yang harus mereka terima namun juga menanggung penderitaan hingga akhir hayat! AIDS secara keseluruhan mengandung arti kumpulan gejala yang timbul akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh yang disebabkan oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV). Banyak orang yang tidak menyadari kalau dirinya telah terinfeksi HIV. Gejala-gejala seperti demam, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, pembengkakan kelenjar getah bening, ruam/kemerahan pada kulit, dapat timbul kurang lebih 2-3 minggu setelah terinfeksi. Mirip dengan flu dan bahkan ada juga orang yang tidak mengalami gejala apapun, merasa badannya sehat seperti biasa.

Setelah virus masuk ke dalam tubuh, sistem kekebalan tubuh seseorang mulai menanggapi dengan membentuk antibodi. Untuk mengetahui kerusakan pada sistem kekebalan tubuh dapat dilakukan dengan cara menghitung julah sel CD4. Bagi orang yang sehat, CD4 berjumlah antara 500 dan 1500. Namun Sebaliknya, jika CD4 berjumlah dibawah 200, orang dengan HIV positif harus memakan obat Antiretroviral atau ARV untuk menekan pertumbuhan virus,bukan untuk menghilangkan virus HIV.

Orang yang terjangkit HIV belum tentu terkena AIDS. Siapapun bisa tertular HIV, jika memang perilakunya berisiko. Secara umum, virus HIV dapat ditularkan melalui hubungan seks dengan orang yang terinfeksi HIV, dengan menggunaan jarum suntik secara bergantian, ibu melahirkan yang terinfeksi. Melalui darah, cairan vagina, air mani, dan air susu ibu dari seseorang yang telah terinfeksi HIV akan mengandung virus yang cukup untuk menularkan orang lain. Ada beberapa pandangan mengenai penularan HIV ini, Jika ada yang mengatakan HIV juga menular lewat air mata dan air ludah, itu belum terbukti karena belum ada kasus seorang tertular HIV melalui air mata dan air ludah. HIV bisa juga tertular melalui seks oral jika ada luka terbuka pada mulut atau gusi berdarah.

Yang perlu juga ditekankan pada masyarakat adalah HIV itu tidak menular melalui gigitan nyamuk atau serangga, lewat keringat, setuhan atau berpelukan, berciuman biasa, berenang bersama, terpapar batuk atau bersin, berbagi makanan atau menggunakan alat makan bersama, dan menggunakan toilet secara bergantian. Untuk mengetahui apakah seseorang sudah terjangkit HIV/AIDS atau tidak diperlukan tes darah. Ada tiga macam tes darah yaitu, Rapid Test, Elisa, dan Western Blood. Tes darah yang menggunakan Rapid Test, hasilnya didapat dalam waktu satu jam saja. Jenis Elisa, hasilnya bisa keluar dalam satu minggu. Dan Western Blood paling akurat, dapat digunakan jia ada perbedaan hasil dari kedua test sebelumnya. (SI)

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s