Beranda > Artikel, Kesehatan > Pencegahan Kanker Serviks Sejak Dini

Pencegahan Kanker Serviks Sejak Dini

logo bhakti husadaKanker serviks adalah kanker yang disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus). Virus ini tak hanya menyerang kaum perempuan. Virus ini juga mengintai para pria, meski efeknya tak seganas saat menyerang perempuan, pria bisa menjadi pembawa dan menularkannya. Kanker Serviks disebabkan HPV tipe risiko tinggi di leher rahim yang menghubungkan alat kelamin dan rahim, jika tidak segera dideteksi pada tahap awal, sel akan berkembang menjadi prakanker dan kanker. Sementara HPV tipe risiko rendah, biasanya mengakibatkan kutil kelamin (genital warts) yang tumbuh di area kelamin. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, setiap tahun ratusan ribu kasus HPV terdiagnosis di dunia dan ribuan wanita meninggal karena kanker serviks, yang disebabkan oleh infeksi itu.

Virus HPV memang diketahui menjadi salah satu penyebab kanker serviks. Padahal, virus ini bukan hanya penyebabkan kanker serviks, tetapi bisa menyebabkan penyakit lain, karena HPV terdiri lebih dari 100 tipe. Menurut para ahli kedokteran, virus HPV sangat mudah menular dan siapa saja bisa tertular. Virus HPV juga tak hanya menyerang perempuan, tetapi juga kaum pria pun harus waspada karena virus HPV bisa menularinya. Namun, akibat yang terjadi dari serangan HPV pada pria tidak seganas pada kaum wanita. Pada pria HPV bisa menyebabkan kutil kelamin (genital warts) yang berbentuk jengger ayam. Ini pun hanya sekitar 1% berdasarkan penelitian di Amerika Serikat. Dalam penyebarannya, HPV biasa menyebabkan kanker serviks, namun tidak menutup kemungkinan juga untuk menyebabkan penyakit kutil kelamin (genital warts) yang umumnya terjadi pada pria. Pria memiliki risiko lebih kecil dan cenderung tidak ada keluhan. Pria juga bisa menjadi pembawa virus dan menularkan pada wanita pasangannya.

Untuk mencegah penyebarluasaan virus, pencegahan pada tahap primer sangat penting dilakukan, diantaranya edukasi dan abstiance, monogami, serta menggunakan kontrasepsi. Pencegahan lewat vaksinasi menjadikan program penyebaran virus HPV makin efektif. Vaksin terhadap pria maupun wanita dilakukan sebelum memasuki usia aktif secara seksual.

Vaksinasi HPV merupakan cara pencegahaan yang sangat praktis karena cukup dengan suntikan, tidak memerlukan perlengkapan yang rumit dan mempunyai efektivitas yang tinggi. Pencegahan dilakukan sejak awal dan jangan menunggu hingga munculnya gejala. Vaksinasi HPV bisa diberikan pada usia 10 sampai 55 tahun dan idealnya sebelum seseorang aktif secara seksual. Selain itu, vaksin HPV ini juga diberikan sebanyak tiga kali dengan jarak waktu 6 bulan dan satu tahun.

Penularan HPV terjadi dalam dua-tiga tahun pertama setelah aktif secara seksual. Temuan dari kasus yang ada, sekitar 50% wanita yang menderita kanker serviks berusia 35-55 tahun. Namun, akibat infeksi yang terjadi saat usia muda. Penularan HPV tidak hanya melalui hubungan seksual, namun segala kegiatan yang memungkinkan adanya kontak kelamin. Ada baiknya sebelum terjadi lebih baik mencegah sejak dini untuk menghindari timbulnya gejala kanker Serviks. (Sumber)

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s